Kamis, 22 Maret 2018

Contoh Cara Membuat Surat Perjanjian Hutang Dengan Jaminan

Dalam kehidupan sehari-hari dikenal dua macam surat perjanjian hutang, yakni yang pertama surat perjanjian hutang dengan jaminan dan yang kedua surat perjanjian hutang tanpa jaminan. Perbedaannya hanya terletak pada da atau tidaknya barang jaminan dalam perjanjian hutang tersebut. Nah untuk kesempatan ini, admin khusus akan membagikan contoh surat perjanjian hutang dengan jaminan. Jadi mari langsung saja kita simak contoh yang sudah admin siapkan di bawah ini untuk anda.
Pada hari ini Rabu Tanggal Lima April Tahun Dua Ribu Tujuh Belas, kami yang bertanda tangan di bawah ini setuju mengadakan Perjanjian Utang Piutang yaitu:
1. Nama        :  Munahadi
    Umur         :  28 Tahun
    Pekerjaan :  Internet Marketer
    Alamat      :  Jln. Anggrek No. 54 Banda Aceh
   
Untuk selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA.
2. Nama        :  Setiawan
    Umur         :  27 Tahun
    Pekerjaan :  Wiraswasta
    Alamat      :  Jln. Mawar No. 33 Banda Aceh
   
Untuk selanjutnya disebut PIHAK KEDUA.
Maka melalui surat perjanjian ini disetujui oleh Kedua Belah Pihak ketentuan-ketentuan sebagaimana tercantum di bawah ini:

  1. PIHAK PERTAMA telah menerima uang tunai sebesar Rp. 30.000.000,- (Tiga Puluh Juta Rupiah) dari PIHAK KEDUA yang dimana uang tunai tersebut adalah hutang atau pinjaman.
  2. PIHAK PERTAMA bersedia memberikan barang jaminan yakni …………., yang nilainya dianggap sama dengan uang pinjaman kepada PIHAK KEDUA.
  3. PIHAK PERTAMA berjanji akan melunasi uang pinjaman KEPADA PIHAK KEDUA dengan tenggang waktu selama 1 (satu) tahun terhitung dari ditandatanganinya Surat Perjanjian ini.
  4. Apabila nantinya dikemudian hari ternyata PIHAK PERTAMA tidak dapat membayar hutang tersebut, maka PIHAK KEDUA memiliki hak penuh atas barang jaminan baik untuk dimiliki pribadi maupun untuk dijual kepada orang lain.
  5. Surat Perjanjian ini dibuat dalam 2 (Dua) Rangkap bermaterai cukup dan masing-masing rangkap mempunyai kekuatan hukum yang sama, masing-masing untuk PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA.
  6. Surat Perjanjian dibuat dan ditandatangani oleh Kedua Belah Pihak secara sadar dan tanpa tekanan dari Pihak manapun di Banda Aceh pada hari, tanggal dan bulan seperti tersebut di atas.
Demikianlah surat perjanjian utang-piutang ini dibuat bersama di depan saksi-saksi, dalam keadaan sehat jasmani dan rohani dan untuk dijadikan sebagai pegangan hukum bagi masing-masing pihak.Pihak Pertama,                                                                                            Pihak Kedua
Munahadi                                                                                                         Setiawan
Saksi-saksi :
NAMA                   TANDA TANGAN
1. Muzakir            ...............................
2. Jumadi              ...............................
3. Marwan           ...............................
4. Nazar                 ...............................
Demikianlah sebuah contoh surat perjanjian hutang dengan jaminan yang dapat admin bagikan untuk anda kali ini. Semoga dapat membantu anda dalam membuat surat perjanjian hutang tersebut.

0 komentar

Posting Komentar