Jumat, 08 Desember 2017

Surat Perjanjian Jual Beli Tanah Yang Baik

Draft Surat Perjanjian Jual Beli Tanah - Belajar membuat surat berharga yang nilainya lumayan. Meski hanya selembar atau dua lembar namun surat ini memiliki nilai finansial yang cukup tinggi. Hal ini karena surat ini merupakan bukti pelimpahan hak milik seseorang yang dilakukan berdasarkan jual beli. Jelas sekali, surat perjanjian jual beli tanah ini harus dibuat dengan formal, benar dan tanpa kesalahan. Itulah alasannya kenapa situs ini kali ini sengaja membahas secara khusus masalah surat tersebut.


Bagaian Surat Perjanjian Jual Beli Tanah
Bagian yang dimaksud di sini bukan bagian surat melainkan bagian dari perjanjian jual beli. Bagian tersebut merupakan isi dari surat perjanjian. Agar dapat menulis atau membuat sendiri surat ini maka sebaiknya kita mempelajari apa saja informasi yang harus ada dalam surat tersebut. Dengan begitu maka kita akan dengan mudah membuat surat tersebut jika dibutuhkan. Dalam surat perjanjian ini ada beberapa bagian informasi penting yang dimuat di dalamnya. Informasi tersebut antara lain yaitu informasi tentang data diri yang bersangkutan, informasi mengenai objek tanah yang diperjualbelikan, isi perjanjian serta pihak-pihak yang sebaiknya membubuhkan tanda tangan. Informasi penting pertama yaitu data diri pihak yang bersangkutan yaitu pihak penjual dan pihak pembeli. Data diri yang bersangkutan baik pihak penjual dan pihak pembeli yaitu berisi informasi sebagai berikut:
- Nama lengkap
- Umur 
- Pekerjaan 
- Alamat saat ini

Informasi selanjutnya yaitu informasi kedua yaitu informasi yang berkaitan dengan objek yang diperjual belikan, dalam hal ini sebidang tanah. Detail informasi tanah terdiri dari batas tanah dan bangunan. Batas-batas tanah meliputi batas:
- Sebelah barat 
- Sebelah timur 
- Sebelah utara 
- Sebelah selatan 

Sedangkan untuk informasi tentang bangunan yang ada di tanah tersebut yaitu meliputi:
- Ukuran panjang dan lebar 
- Atap 
- Dinding 
- Lantai

Pada surat perjanjian jual beli tanah yang membubuhkan tanda tangan bukan hanya yang bersangkutan saja tetapi ada pihak lain. Dalam hal ini surat perjanjian tersebut ditanda tangani oleh penjual, pembeli dan juga beberapa saksi. Saksi tersebut tidak hanya satu orang melainkan ada beberapa orang bisa tiga orang saksi atau 4 saksi dari kedua belah pihak maupun pamong atau pejabat kampung setempat.
Bagian informasi selanjutnya tentu saja mengenai isi perjanjian tersebut. Sebagai gambaran dan contoh saja, isi kalimat perjanjiannya yaitu sebagai berikut.
Pada tanggal ……………………………………. Pihak ke I. Telah menjual, lepas/mutlak sebidang tanah darat seluas …….. M2, berikut sebuah bangunan yang terletak diatas tanah tersebut kepada pihak ke II dengan harga tunai Rp. ……………… (…………………………………….). Pembayaran dilakukan dihadapan saksi-saksi dengan tunai. 

Selain informasi di atas tentu saja masih ada bagian lain, misalnya saja ada informasi mengenai status kepemilikan selanjutnya setelah terjadinya perjanjian.
  Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah
Di awal telah disebutkan bahwa pembahasan ini juga akan menyertakan contoh suratnya sekaligus. Maka dari itu berikut mari kita pelajari langsung surat ini dengan melihat contoh yang di sediakan. Untuk sementara waktu contoh yang disertakan di bawah ini masih berupa gambar dimana gambar tersebut merupakan blangko kosong. Meski hanya gambar namun diharapkan contoh berikut bisa digunakan sebagai draft atau konsep surat yang akan kita gunakan.
Agar lebih jelas lagi dan bisa memberikan kemudahan kepada pengunjung semua maka lain waktu akan disertakan langsung contoh suratnya yang bisa disalin dengan mudah. Dengan begitu yang sedang membutuhkan contoh bisa memanfaatkan draft yang disediakan dan tidak perlu mengetik ulang surat yang dibutuhkan. Lumayan kan bisa menghemat waktu, ya sudah sekarang mari kita lihat bagaimana bentuk perjanjian ini melalui contoh berikut!
Contoh Surat Perjanjial Jual Beli Tanah

Baca Juga:
 
 

SURAT PERJANJIAN JUAL BELI TANAH

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
  • Nama : ………………………………………………………………..
  • Tempat, Tgl Lahir: ………………………………………………
  • Pekerjaan : …………………………………………………………
  • Alamat : ……………………………………………………………..
  • Nomor KTP : ……………………………………………………….
Dalam hal ini bertindak atas nama diri pribadi yang selanjutnya disebut sebagai Pihak Pertama (Penjual)
  • Nama : ………………………………………………………………..
  • Tempat, Tgl Lahir: ……………………………………………….
  • Pekerjaan : ………………………………………………………….
  • Alamat : ………………………………………………………………
  • Nomor KTP : ………………………………………………………
Dalam hal ini bertindak atas nama diri pribadi yang selanjutnya disebut sebagai Pihak Kedua (Pembeli)
Pada hari ini ………………… tanggal …… ( ………………………….. ) bulan …………………. Tahun ……… ( …………………………..………………….. ), Pihak pertama dengan ini berjanji untuk menyatakan dan mengikatkan diri untuk menjual kepada pihak kedua dan pihak kedua juga berjanji menyatakan serta mengikatkan diri untuk membeli dari pihak pertama berupa: Sebidang Tanah dengan Hak ………..…………………………………… yang diuraikan dalam nomor sertifikat tanah: …………………………………, yang berlokasi di alamat lengkap …………………………………………………………………………………………………………… ……….………………………………………………………………………………………………… , dengan ukuran tanah: panjang ……..m ( …………………………………………….meter), lebar ……..m ( ……………………………………………………… meter), luas tanah m 2 ………. ( ……………………………………………………………… meter persegi), dan untuk selanjutnya disebut Tanah. Dengan batas-batas tanah adalah sebagai berikut:
  1. sebelah Barat : berbatasan dengan ……………………………………………………….
  2. sebelah Timur : berbatasan dengan ………………………………………………………
  3. sebelah Utara : berbatasan dengan ……………………………………………………….
  4. sebelah Selatan : berbatasan dengan …………………………………………………….
Kedua belah pihak bersepakat untuk mengadakan ikatan perjanjian jual beli tanah dimana syarat dan ketentuannya diatur dalam 10 (sepuluh) pasal, seperti berikut di bawah ini:

Pasal 1 – HARGA DAN CARA PEMBAYARAN

Jual beli tanah tersebut dilakukan dan disetujui oleh masing-masing pihak dengan harga per meter persegi Rp ………………………………………………….. ,00 atau jumlah uang terbilang (dalam huruf) ………………………………………………………………………………………………….. Rupiah, sehingga keseluruhan harga tanah tersebut adalah : Rp ………………………………………………..… ,00 atau jumlah uang terbilang (dalam huruf) …………………………………………………………………………………………………… Rupiah, dan akan dibayarkan Pihak Kedua kepada Pihak Pertama secara ( tunai / kredit ) selambatlambatnya ……… ( ………………………………………………………… ) hari / minggu / bulan setelah ditandatanganinya surat perjanjian ini.

Pasal 2 – BESARNYA UANG MUKA DAN UANG CICILAN

Besarnya uang cicilan untuk selama waktu sebagaimana tercantum dalam pasal 1 tersebut di atas, adalah sebagai berikut:
  1. Uang muka atau DP (Down Payment) sebesar ………. % ( dalam huruf sejumlah …………………………………………………….. persen ) dari keseluruhan harga tanah yang disepakati sesuai pasal
  2. Jumlah total uang muka yang akan diberikan adalah sebesar Rp ………………………………………………………………… ,00 (dalam huruf sejumlah……………………………………………………………………………… Rupiah) dan akan diberikan Pihak Kedua kepada Pihak Pertama selambat-lambatnya pada Tanggal ……. (……………….……………….) Bulan ..……………. Tahun ….…… ( .… ………………………………………………………………………………………………… ) setelah penandatanganan Surat perjanjian ini. 2. Lama jangka waktu cicilan adalah ……… ( ……………………………………………… ) bulan / tahun. Cicilan dibayar per tanggal ……. ( …..…………………………………… ) setiap bulannya secara ( tunai / transfer ) ke Pihak Pertama. Sedangkan untuk jumlah bunga cicilan ditentukan sebesar …… % (………………………………persen) sesuai kesepakatan Pihak Pertama dan Pihak Kedua sebagai berikut: ………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………
  3. Cicilan Pertama sebesar Rp…………………………………………………………… ,00 (dalam huruf sejumlah ……………………………………………………………………… Rupiah) akan dibayarkan Pihak Kedua kepada Pihak Pertama selambat-lambatnya pada Tanggal ……. ( …………….……………..… ) Bulan ..……………. Tahun ….…… ( ……………………………………………………………………………..……………….. )
  4. Cicilan Terakhir sebesar Rp ………………………………………………………… ,00 (dalam huruf sejumlah ……………………………………………………………………… Rupiah) akan dibayarkan Pihak Kedua kepada Pihak Pertama selambat-lambatnya pada Tanggal ……. ( …………….……………..… ) Bulan ..……………. Tahun ….…… ( ……………………………………………………………………………..………………..)

Pasal 3 – JAMINAN DAN SAKSI

Pihak Pertama menjamin sepenuhnya bahwa Tanah yang dijualnya adalah milik sah atau hak pihak pertama sendiri dan tidak ada orang atau pihak lain yang turut mempunyai hak, bebas dari sitaan, tidak tersangkut dalam suatu perkara atau sengketa, hak kepemilikannya tidak sedang dipindahkan atau sedang dijaminkan kepada orang atau pihak lain dengan cara bagaimanapun juga, dan tidak sedang atau telah dijual kepada orang atau pihak lain. Jaminan pihak pertama dikuatkan oleh dua orang yang turut menandatangani Surat Perjanjian ini selaku saksi. Kedua orang saksi tersebut adalah:
  1. Nama : ………………………………………………………….. Tempat, Tgl Lahir : ………………………………………………………….. Pekerjaan : ………………………………………………………….. Alamat : ………………………………………………………….. Hubungan Kekerabatan : ………………………………………………………….. Selanjutnya disebut sebagai Saksi I
  2. Nama : ………………………………………………………….. Tempat, Tgl Lahir : ………………………………………………………….. Pekerjaan : ………………………………………………………….. Alamat : ………………………………………………………….. Hubungan Kekerabatan : ………………………………………………………….. Selanjutnya disebut sebagai Saksi II.

Pasal 4 – PENYERAHAN TANAH

Pihak pertama berjanji serta mengikatkan diri untuk menyerahkan sertifikat tanah kepada pihak kedua selambat-lambatnya …… ( ………………………………… ) hari / minggu / bulan setelah pihak kedua melunasi seluruh pembayarannya.

Pasal 5 – STATUS KEPEMILIKAN

Sejak ditandatanganinya Surat Perjanjian ini maka tanah tersebut di atas beserta segala keuntungan maupun kerugiannya beralih dari Pihak Pertama kepada Pihak Kedua dengan demikian hak kepemilikan tanah tersebut sepenuhnya menjadi hak milik Pihak Kedua.

Pasal 6 – PEMBALIKNAMAAN KEPEMILIKAN

  1. Pihak pertama wajib membantu pihak kedua dalam proses pembaliknamaan atas kepemilikan hak tanah dan bangunan rumah tersebut dalam hal pengurusan yang menyangkut instansi-instansi terkait, memberikan keterangan-keterangan serta menandatangani surat-surat yang bersangkutan serta melakukan segala hak yang ada hubungannya dengan pembaliknamaan serta perpindahan hak dari Pihak Pertama kepada Pihak Kedua.
  2. Segala macam biaya yang berhubungan dengan balik nama atas tanah dari Pihak Pertama kepada Pihak Kedua dibebankan sepenuhnya kepada Pihak Kedua.

Pasal 7 – PAJAK, IURAN, DAN PUNGUTAN

Kedua belah pihak bersepakat bahwa segala macam pajak, iuran, dan pungutan uang yang berhubungan dengan tanah di atas:
  1. Sejak sebelum hingga waktu ditandatanganinya perjanjian ini masih menjadi kewajiban dan tanggung jawab Pihak Pertama.
  2. Setelah ditandatanganinya perjanjian ini dan seterusnya menjadi kewajiban dan tanggung jawab Pihak Kedua.

Pasal 8 – MASA BERLAKUNYA PERJANJIAN

Perjanjian ini tidak berakhir karena meninggal dunianya pihak pertama, atau karena sebab apapun juga. Dalam keadaan demikian maka para ahli waris atau pengganti pihak pertama wajib mentaati ketentuan yang tertulis dalam perjanjian ini dan pihak pertama mengikat diri untuk melakukan segala apa yang perlu guna melaksanakan ketentuan ini.

Pasal 9 – HAL-HAL LAIN

Hal-hal yang belum tercantum dalam perjanjian ini akan dibicarakan serta diselesaikan secara kekeluargaan melalui jalan musyawarah untuk mufakat oleh kedua belah pihak.

Pasal 10 – PENYELESAIAN PERSELISIHAN

Apabila terjadi perselisihan dan tidak bisa diselesaikan secara kekeluargaan atau mufakat maka kedua belah pihak telah sepakat memilih menyelesaikan perkara secara hukum. Tentang perjanjian ini dan segala akibatnya, kedua belah pihak memilih menyelesaikan perkara di ……………………………………………………………………………………………..
Demikianlah Surat Perjanjan ini dibuat dan ditandatangani kedua belah pihak di ……………………………… pada Hari ……………… Tanggal …… ( ………………………….. ) Bulan …………………. Tahun ……… ( …………………………..………………….. ), dalam keadaan sadar serta tanpa adanya paksaan atau tekanan dari pihak manapun

PIHAK PERTAMA, ( …………….……………………….. )

PIHAK KEDUA, ( …………….……………………….. )

Saksi-Saksi:
SAKSI PERTAMA, ( …………….……………………….. )

SAKSI KEDUA, ( …………….……………………….. )

 
 

Surat Perjanjian Jual Beli Tanah Yang Baik

URAT PERJANJIAN JUAL BELI
Yang bertanda tangan dibawah ini, saya :
Nama                : Sunardi
Umur                 : 55 Tahun
Pekerjaan          : Wiraswasta
Alamat              : Jln. Soekarno No. 34 Kota Banda Aceh
Untuk selanjutnya disebut pihak ke I (Penjual).
Nama                : Suharmi
Umur                 : 37 Tahun
Pekerjaan          : PNS
Alamat              : Jln. Meraxa No. 24  Kota Banda Aceh
Untuk selanjutnya disebut pihak ke II (Pembeli)
Pada tanggal 10 Januari 2016, pihak ke I telah menjual, lepas / mutlak sebidang tanah darat seluas 350 M2, berikut sebuah bangunan yang terletak diatas tanah tersebut kepada pihak ke II dengan harga tunai Rp. 390.000.000,- (tiga ratus sembilan puluh juta rupiah). Pembayaran dilakukan dihadapan saksi-saksi secara tunai.
Batas-batas tanah tersebut adalah sebagai berikut :
Sebelah barat    : Berbatasan dengan tanah M. Amin
Sebelah timur    : Berbatasan dengan tanah Melinda
Sebelah utara    : Berbatasan dengan tanah Fauziah
Sebelah selatan : Berbatasan dengan tanah Sungai
Bangunan terdiri dari :
Ukuran panjang dan lebar : 590 M2
Atap : Genteng
Dinding : Tembok
Lantai : Keramik marmer
Maka, sejak tanggal 10 Januari 2016 Tanah bangunan tersebut di atas telah menjadi hak milik pihak ke II. Pada waktu pelaksanaan jual beli tanah tersebut baik pihak ke I (penjual) maupun pihak ke II (pembeli) juga saksi-saksi semuanya meyatakan satu sama lain dalam keadaan sehat, baik jasmani maupun rohani, dan segala sesuatu dengan itikad baik.
Demikian, setelah keterangan isi jual beli ini dimengerti oleh pihak ke I dan pihak ke II, juga saksi-saksi, maka ditanda tanganilah sebagai permulaan saat pemindahan hak milik pihak ke I kepada pihak ke II.
Banda Aceh, 10 Januari 2016
Pihak Ke I (Penjual)                                                                               Pihak Ke II (Pembeli
(Sunardi)                                                                                                         (Suharmi)
Saksi-saksi
Saksi Ke I                                               Saksi Ke II                                           Saksi Ke III
(M. Amin)                                                 (Melinda)                                               (Fauziah)

0 komentar

Posting Komentar