4 Contoh Surat Keterangan Hibah Tanah Yang Baik

Gambar Contoh Surat Keterangan Hibah Tanah

Apa Itu Surat Keterangan Hibah Tanah?

Kumpulan Contoh Surat - Hibah ialah akad pemberian harta milik seseorang terhadap orang lain pada waktu si pemilik harta tetap nasib tanpa adanya imbalan tertentu sebagai tanda kasih sayang. Hibah ada 2 macam, yakni hibah barang serta hibah kegunaaan. Hibah barang ialah memberbagi harta alias barang terhadap orang lain mencakup materi serta kualitas kegunaaan harta/barang tersebut yang pemberiannya tak menginginkan imbalan apapun. Umpama menghibahkan tanah, rumah, kendaraan, pakaian serta lain-lain. Sedangkan yang dimaksud dengan hibah kegunaaan ialah memberbagi harta alias barang terhadap pihak lain untuk dikegunaaankan, tetapi hak milik dari harta alias barang tersebut tetap menjadi milik si pemberi hibah.

Bagi Anda yang ingin menghibahkan sebidang tanah kepada seseorang, baik itu kepada pemerintah, khalayak umum, saudara atau kerabat, tentu akan membutuhkan sebuah surat keterangan hibah tanah. Surat hibah tanah adalah surat yang dibuat untuk menerangkan tentang penyerahan sebidang tanah milik seseorang kepada orang / pihak lain pada waktu pemilik tanah masih dalam keadaan hidup tanpa adanya imbalan apapun.

Adapun syarat serta tata cara hibah berdasarkan KUHPerdata:
  1. Pemberi hibah wajib telah dewasa, yakni cakap menurut hukum, kecuali dalam hak yang ditetapkan dalam bab ke 7 dari buku ke 1 KUHPerdata [Pasal 1677 KUHPerdata].
  2. Sebuah hibah wajib dilakukan dengan sebuah akta notaris yang akta aslinya disimpan oleh notaris [Pasal 1682 KUHPerdata]
  3. Sebuah hibah mengikat si penghibah alias menerbitkan sebuahdampak mulai dari penghibahan dengan kata-kata yang tegas yang diterima oleh si penerima hibah [Pasal 1683 KUHPerdata].
  4. Penghibahan terhadap orang yang belum dewasa yang berada di bawah kekuasaan orang tua wajib diterima oleh orang yang melakukan kekuasaan orang tua [Pasal 1685 KUHPerdata].
Adapun sebelum lahirnya Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 1997 mengenai Pendaftaran Tanah [PP 24/1997], bagi mereka yang tunduk terhadap KUHPerdata, akta hibah wajib dibangun dalam bentuk tertulis dari Notaris sebagaimana yang kita sebutkan di atas. Tetapi, seusai lahirnya PP 24/1997, setiap pemberian hibah tanah serta bangunan wajib dilakukan dengan akta Pejabat Pembuat Akta Tanah [PPAT].

Hal ini sesuai dengan ketentuan Pasal 37 ayat [1] PP 24 / 1997, yang bunyinya: “Peralihan hak atas tanah serta hak milik atas satuan rumah susun melewati jual beli, tukar menukar, hibah, pemasukan dalam perusahaan serta lakukanan hukum pemindahan hak lainnya, kecuali pemindahan hak melewati lelang hanya bisa didaftarkan apabila dibuktikan dengan akta yang dibangun oleh PPAT yang berwenang menurut ketentuan peraturan perundang - undangan yang berlaku".

Selanjutnya, berdasarkan Pasal 38 ayat (1) PP 24 / 1997, pembuatan akta dihadiri oleh pihak-pihak yang melakukan perbuatan hukum bersangkutan, serta disaksikan oleh setidaknya tak lebih dari 2 (dua) orang saksi yang sanggup memenuhi syarat untuk bertindak sebagai saksi dalam perbuatan hukum tersebut.


Membuat surat keterangan hibah tanah sebenarnya tidak jauh berbeda dengan surat keterangan pada umumnya. Namun dalam surat hibah tanah, hal yang paling pokok yang harus dicantumkan adalah identitas kedua belah pihak, yakni pemberi hibah dan penerima hibah serta tanah yang dihibahkan.

Adapun susunan atau bagian-bagian dari surat keterangan hibah adalah sebagai berikut :

1. Nama surat (diketik dengan huruf kapital)
2. Identitas kedua belah pihak, yang meliputi :
    a. Nama
    b. Tempat & tanggal lahir
    c. Pekerjaan
    d. Alamat
3. Isi pokok yang merupakan pernyataan hibah
4. Tempat dan tanggal surat
5. Tanda tangan kedua belah pihak
6. Tanda tangan saksi-saksi
7. Tanda tangan Kepala Desa atau RT setempat

Contoh Surat Ketarangan Hibah Tanah Untuk Anak

SURAT KETERANGAN HIBAH

Yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama                    : Marzuki
Tempat/Tgl. Lahir   : Banda Aceh, 19 Maret 1960
Pekerjaan              : Pegawai Negeri Sipil
Alamat                  : Jln. T. Ahmad Dahlan, No. 20 Banda Aceh
Selanjutnya disebut pihak pertama ( I ) Ayah Kandung

Nama                    : Zulkhaidir
Tempat/Tgl. Lahir    : Banda Aceh, 17 Agustus 1986
Pekerjaan               : Wiraswasta
Alamat                   : Jln. T. Ahmad Dahlan, No. 20 Banda Aceh
Selanjutnya disebut pihak kedua ( II ) Anak Kandung

Saya atas nama Pihak Pertama telah menghibahkan sebidang tanah perumahan kepada Pihak Kedua dengan Sertifikat Hak Milik nomor : ........ atas nama Marzuki yang terletak di wilayah Desa ABC Kecamatan Baiturrahman Banda Aceh.

Selanjutnya tanah tersebut selama saya kuasai tidak pernah terjadi persengketaan / digugat oleh pihak manapun, maka mulai tanggal surat ini dibuat tanah tersebut sah menjadi sepenuhnya hak milik Pihak Kedua.

Demikian Surat Hibah ini dibuat dengan sebenarnya dan dalam keadaan sehat jasmani serta rohani dan tanpa ada paksaan dari pihak manapun serta dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Banda Aceh, 26 Mei 2016
Pihak Kedua                                                                       Pihak Pertama


Zulkhaidir                                                                                Marzuki

Saksi-Saksi :
1. Abdussalam    ( ............... )
2. Juwaini          ( ............... )
3. M. Iqbal        ( ............... )

Diketahui Oleh ;
KEPALA DESA ABC


( Ansharullah )

Surat Keterangan Hibah Tanah Untuk Jalan

SURAT KETERANGAN HIBAH

Saya, yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama                    : Alaidin
Tempat/Tgl. Lahir   : Banda Aceh, 23 April 1970
Pekerjaan              : Wirausaha
Alamat                  : Jln. Abdul Kadir, No. 30, Banda Aceh

Saya atas nama Alaidin telah menghibahkan sebidang tanah seluas ........... M2 untuk pembangunan jalan antar kampung A dengan kampung B.

Demikian Surat Hibah ini dibuat dengan sebenar-benarnya dan dalam keadaan sehat jasmani serta rohani tanpa ada unsur paksaan dari pihak lain dan dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Banda Aceh, 26 Mei 2016
Pemberi Hibah                                                     Mengetahui kepala Desa / RT A


Alaidin                                                                                 M. Nur

Saksi-Saksi :
1. A. Majid       ( ............... )
2. Sunardi         ( ............... )
3. M. Yunus      ( ............... )

Demikianlah 2 contoh surat keterangan hibah tanah yang dapat saya bagikan kepada Anda pada kesempatan kali ini. Semoga sedikitnya bisa berguna untuk Anda, terutama bagi Anda yang saat ini sedang membutuhkan referensi guna menyusun surat keterangan hibah tanah tersebut. Apabila surat hibah di atas bermanfaat,
loading...

0 Response to "4 Contoh Surat Keterangan Hibah Tanah Yang Baik"

Posting Komentar